PDF- bab iii analisis dan perancangan -bab iii analisis dan perancangan - Repository - UPI - BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN. untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan permasalahan,
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Sistem Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian bagian komponennya dengan maksud untuk

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3

Tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan sistem dan sebelum tahap perancangan sistem

Tahap analisis merupakan tahap yang paling kritis dan sangat penting, karena kesalahan didalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan ditahap selanjutnya

Analisis sistem ini akan ditemukan beberapa data dan fakta yang dijadikan bahan uji dan analisis menuju pengembangan dan penerapan sebuah aplikasi sistem yang diusulkan Analisis Masalah Penilaian kinerja karyawan dan promosi jabatan di Bahana Yamaha Cianjur saat ini masih sederhana yang hanya ditulis tangan dan hasilnya diarsipkan kedalam sebuah tempat penyimpanan arsip

Beberapa masalah tersebut dapat diuraikan sebagai berikut : a

Penilaian kinerja karyawan dan promosi jabatan masih menggunakan cara sederhana

Menentukan karyawan tersebut layak untuk promosi jabatan untuk bahan evaluasi di Bahana Yamaha Cianjur relative memakan waktu

Kemungkinan kerusakan dan kehilangan arsip bisa terjadi Analisis Prosedur Sistem yang Sedang Berjalan Prosedur merupakan urutan dari langkah langkah yang terjadi atau yang dilakukan dalam suatu sistem

Prosedur yang terlibat dalam sistem pendukung keputusan progressifitas karyawan di Bahana Yamaha Cianjur adalah sebagai berikut: a

Prosedur Penilaian Kinerja Karyawan b

Prosedur Promosi Jabatan Prosedur Penilaian Kinerja Karyawan Prosedur Penilaian Kinerja Karyawan merupakan prosedur dimana akan melibatkan seorang manajer yang melakukan penilaian terhadap prestasi kerja karyawan selama karyawan tersebut bekerja di Bahana Yamaha Cianjur, dan salah seorang bagian HRD (Human Resource Departement) yang akan membantu manajer dalam mengolah data

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Bahana Yamaha Cianjur, maka dapat digambarkan prosedur penilaian kinerja karyawan dengan tahapan

Bagian HRD membagikan formulir penilaian kinerja karyawan kepada manajer untuk dilakukan penilaian terhadap kemajuan karyawan di Bahana Yamaha Cianjur

Manajer mengisi forrmulir penilaian kinerja karyawan di Bahana Yamaha Cianjur, kemudian manajer memeriksa kelengkapan penilaian yang telah diisi, apabila ada penilaian yang belum terisi akan dilengkapi lagi oleh manajer

Hasil penilaian yang sudah terisi lengkap tersebut diserahkan kembali kepada bagian HR

Formulir penilaian yang sudah lengkap selanjutnya akan diolah oleh bagian HRD kemudian dicetak dan diarsipkan oleh bagian HRD

Gambar 3

Prosedur Promosi Jabatan Prosedur Promosi Jabatan merupakan prosedur yang akan melibatkan seorang manajer dan bagian HRD (Human Resource Departement) dimana hasil penilaian kinerja karyawan yang memenuhi syarat dinilai kembali untuk kelayakan promosi jabatan oleh manajer

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Bahana Yamaha Cianjur, maka dapat digambarkan prosedur promosi jabatan dengan tahapan

Hasil penilaian kinerja karyawan yang memenuhi syarat kemudian dinilai kembali untuk kelayakan promosi jabatan

Penilaian Promosi Jabatan dilakukan oleh manajer, sehingga manajer dapat menentukan kelayakan terhadap promosi jabatan di Bahana Yamaha Cianjur

Formulir penilaian promosi jabatan yang telah dinilai dan ternyata tidak layak untuk promosi maka akan diarsipkan

Formulir penilaian promosi jabatan yang telah dinilai dan ternyata layak untuk promosi selanjutnya akan diolah oleh bagian HRD kemudian akan dicetak surat promosi dan diarsipkan

Gambar 3

Analisis Kebutuhan Fungsional Pada subbab ini akan menerangkan tentang kebutuhan fungsional diantaranya analisis fungsi masukan, Analytical Hierarchy Process, analisis penilaian menggunakan metode Analytical Hierarchy Process Analisis Fungsi Masukan Acuan dalam membangun Sistem Pendukung Keputuan ini berdasarkan formulir penilaian karyawan di Bahana Yamaha Cianjur dan standarisasi nilai

Maka setiap kriteria di formulir penilaian karyawan akan diberikan suatu bobot dan dihitung dengan menggunakan metode AHP

Bobot tersebut menentukan tingkat sensitifitas kriteria

Sedangkan standarisasi nilai digunakan untuk pertimbangan terhadap nilai akhir yang di peroleh oleh seorang karyawan, sehingga dapat menghasilkan suatu keputusan karyawan yang layak dipromosikan Menyusun Penilaian Karyawan Hal hal yang harus diperhatikan dalam menyusun pedoman Penilaian ialah sistem penilaian harus mempunyai hubungan dengan pekerjaan yang dinilai, praktis, mempunyai standar dan menggunakan berbagai ukuran yang dapat diandalkan

Untuk menyelesaikan permasalahan penilaian karyawan yang ada di Bahana Yamaha Cianjur penulis melakukan survey di Bahana Yamaha Cianjur dengan melakukan wawancara kepada manager perusahaan

Hasil wawancara dengan manager yaitu menyangkut
  • 46 penilain kinerja karyawan dan Promosi jabatan saat ini
  • Penilaian kinerja karyawan dan promosi jabatan saat ini mempunyai beberapa langkah langkah sebagai berikut : a

    Memakai Formulir penilaian karyawan

    Berdasarkan penilaian karyawan kemudian dibuat kriteria yang akan dinilai

    Misalnya, untuk karyawan harus mencakup disiplin, tanggung jawab, kerjasama, inisiatif, prestasi kerja, dan perilaku

    Gambar 3

    Setelah pedoman penilaian selesai disusun, langkah berikutnya ialah mengadakan sosialisasi kepada karyawan dan penilai

    Selain sosialisasi, setiap karyawan dibagikan pedoman penilaian

    Sehingga mereka dapat mencapai kinerja yang diharapkan

    Agar sosialisasi berjalan dengan efektif, antara karyawan dan penilai sebaiknya

  • 47 sosialisasinya dipisah
  • Sosialisasi untuk penilai sebaiknya juga disertakan latihan menilai sehingga pada saat menilai tidak terjadi kesalahan Penilaian Kinerja Karyawan Penilaian kinerja karyawan merupakan penilaian tahap pertama dalam penilaian karyawan

    Pertama tama dalam penilaian kinerja karyawan ini setiap kriteria mempunyai bobot dan nilai yang ditunjukan pada tabel 3

    Selanjutnya akan dilakukan penilaian terhadap 3 karyawan untuk penilaian kinerja karyawan

    Pertama tama menentukan bobot total nilai yang dapat dilihat pada tabel berikut

    Langkah kedua dalam penilaian adalah melakukan penilaian terhadap beberapa karyawan yang akan ditunjukkan sebagai berikut : a

    Penilaian terhadap karyawan pertama Karyawan pertama ini bernama Dicky Nurhidayat :

  • 48 Table 3

    Penilaian terhadap karyawan kedua Karyawan kedua bernama Harry listiana : Table 3

    Penilaian terhadap karyawan ketiga Karyawan ketiga bernama Dadang Suhendar : Table 3

    Berikut ini adalah hasil penilaian yang ditunjukan pada tabel berikut : Tabel 3

  • Pertama tama dalam penilaian promosi jabatan ini setiap kriteria mempunyai bobot dan nilai yang ditunjukan pada tabel 3

    Selanjutnya akan dilakukan penilaian terhadap 2 karyawan yang telah mengikuti penilaian kinerja karyawan dan dinyatakan layak untuk dilakukan penilaian promosi jabatan

    Langkah kedua dalam penilaian adalah melakukan penilaian terhadap beberapa karyawan yang akan ditunjukkan sebagai berikut : a

    Penilaian terhadap karyawan pertama Karyawan pertama ini bernama Dicky Nurhidayat :

  • 51 Tabel 3

    Penilaian terhadap karyawan Kedua Karyawan ketiga bernama Harry Listiana : Table 3

  • Maka dengan demikian hasil dari keseluruhan penilaian karyawan yang telah dilakukan dapat dilihat pada tabel 3

  • 52 Tabel 3
  • AHP yang dikembangkan oleh Tomas L'Saaty merupakan model hierarki fungsional dengan input utamanya adalah persepsi manusia

    Dengan adanya hierarki suatu masalah yang kompleks atau tidak terstruktur dapat dipecah dalam sub masalah kemudian disusun menjadi suatu bentuk hierearki

    Dalam kasus ini AHP mempunyai kemampuan untuk memecah masalah multi kriteria yang berdasar pada perbandingan preferensi dari setiap elemen dalam hierarki

    Suatu kriteria seleksi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kriteria penilaian yang digunakan oleh organisasi dalam menentukan penilaian kinerja karyawan dan promosi jabatan

    Misalnya dalam proses penilaian kinerja karyawan ada beberapa kriteria penilaian dalam menentukan penilaian seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan sebagainya

    Masing masing kriteria ini memiliki standar nilai berupa jangkauan nilai yang dipakai

    Dalam kasus ini dapat diperlihatkan tahap penilaian kinerja
  • 53 karyawan dan promosi jabatan kedalam bentuk hierarki seperti tampak pada gambar 3
  • 4 untuk penilaian kinerja karyawan dan gambar 3
  • 5 untuk penilaian promosi jabatan sebagai berikut : Gambar 3
  • 4 Hierarki Proses Kinerja Karyawan Gambar 3
  • 5 Contoh Hierarki Proses Promosi Jabatan
  • Analisis Kebutuhan Non Fungsional Pada analisa kebutuhan sistem non fungsional dijelaskan keadaan atau kondisi yang ada di Bahana Yamaha Cianjur, diantaranya keadaan pengguna, perangkat lunak, serta Perangkat keras sebagai bahan analisa kekurangan dan kebutuhan yang harus dipenuhi dalam perancangan sistem yang akan diterapkan Analisis Pengguna Analisis pengguna dimaksudkan untuk mengetahui siapa saja pengguna yang terlibat dalam penilaian kinerja karyawan sehingga dapat diketahui tingkat pengalaman dan pemahaman pengguna terhadap komputer

    Karakteristik pengguna yang ada di Bahana Yamaha Cianjur adalah sebagai berikut: 1

    Manager

    Nama Usia Pendidikan Sistem Operasi yang digunakan Software yang digunakan : Aan Alibassi : 32 th : S1 : Windows XP : Microsoft Word dan Excel 2

    Bagian HRD Nama Usia : Anggun Lestari : 24 th

  • 55 Pendidikan Sistem Operasi yang digunakan Software yang digunakan : D3 : Windows XP : Microsoft Word dan Excel Pengguna dari Sistem Pendukung Keputusan progressifitas karyawan yang akan dibangun terdiri dari 2 pengguna, yaitu : 1
  • Bagian HRD, karakteristiknya sebagai berikut : a

    Memiliki hak akses terhadap sebagian menu program b

    Mempunyai kemampuan dasar dibidang komputer c

    Dapat mengoperasikan sistem operasi Microsoft Windows 9x/2000/xp 2

    Manajer, karakteristiknya sebagai berikut : a

    Memiliki hak akses terhadap sebagian menu program

    Mempunyai kemampuan dasar dibidang komputer c

    Dapat mengoperasikan sistem operasi Microsoft Windows 9x/2000/xp Dari Analisis Pengguna diatas maka dapat disimpulkan pengguna diharapkan bisa menggunakan program yang di buat secara maksimal Analisis Kebutuhan Perangkat Keras Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diketahui kriteria perangkat keras yang ada di bagian HRD dan yang ada di ruangan manajer, sebagai berikut: a

    Processor Intel Pentium (4) 2

  • 40 GHz b

    RAM 512 MB

  • VGA 128 MB d

    HDD 80 GB e

    DVDROM 16x f

    Monitor g

    Keyboard h

    Mouse Dilihat dari kriteria perangkat keras yang ada, kriteria tersebut sudah dapat digunakan dalam sistem yang baru karena sistem yang akan dibangun tidak memerlukan kriteria perangkat keras yang memiliki kecepatan dan resolusi tinggi hanya saja perlu ditambahkan perangkat keras untuk server dengan kapasitas harddisk yang cukup besar Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diketahui kriteria perangkat lunak yang harus ada, diantaranya sebagai berikut: a

    Sistem operasi Microsoft Windows XP b

    Program aplikasi seperti database yaitu MySql

    Program aplikasi Delphi 7

    Program aplikasi Microsoft Office 2007 Dari hasil pengamatan perangkat lunak, terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar sistem yang akan dirancang dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan

    Analisa perangkat lunak ini cenderung lebih menekankan kepada aspek pemanfaat software yang ada ditambah dengan software yang dibutuhkan, yang artinya

  • 57 perancangan perangkat lunak nantinya merupakan pengembangan dari sumber daya yang ada sehingga optimal Analisis Pengkodean Pada bagian ini akan dibahas tentang sistem pengkodean yang ada di Bahana Yamaha Cianjur, yang terdiri dari Id Karyawan
  • Pengkodean ID Karyawan Pengkodean Karyawan di Bahana Yamaha Cianjur terdiri dari delapan digit yaitu: Format : XXXXXXXX ID Karyawan Contohnya : KAR Penkodean Penilaian Karyawan Pengkodean penilaian karyawan di Bahana Yamaha Cianjur terdiri dari 7 digit yaitu : Format : XXXXXXX No Penilaian Contohnya : PB Pengkodean Kriteria Penilaian Pengkodean penilaian karyawan di Bahana Yamaha Cianjur terdiri dari 7 digit yaitu : Format : XXXXXX No Kriteria Contohnya : KRI1000,

    STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PENJAMINAN MUTU PENELITIAN DAN SDM

    standar operasional prosedur - UIN Raden Fatah

    STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PENJAMINAN MUTU PENELITIAN DAN SDM PUSAT JAMINAN MUTU UNIVERSITAS BOJONEGORO 2015 i ii STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PENJAMINAN MUTU PENELITIAN DAN SDM UNIVERSITAS

    STANDARD OPERATING PROCEDURE Penjaminan Mutu 1 TUJUAN Standar Operating Procedure ini adalah mengatur tentang Mekanisme Pinjaman Garis Besar Prosedur Penjaminan Mutu Penelitian dan SDM 1 LPPM membuat Rencana Induk Penelitian (RIP) yang di dalamnya mencakup Roadmap  Standard Operating Procedure (SOP) STIE

    MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 72 TAHUN 2012

    PMDN 112 Tahun 2018 - siulp lkpp

    SALINAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 72 TAHUN 2012 TENTANG BIAYA OPERASIONAL DAN BIAYA PENDUKUNG PENYELENGGARAAN PENGADAAN TANAH BAGI

    PDF menteri dalam negeri republik indonesia peraturan Kemendagri kemendagri go id 5ae11727f69b8a13dd3f7efd8692eea6 pdf PDF menteri dalam negeri republik indonesia peraturan Kemendagri kemendagri go id dae0d59d29340af529fc2099ddb54595

    Sistem Informasi Akuntansi I. Modul ke: 13Feb. Pengantar ERP (Enterprise Resource Planning) Fakultas. Afrizon, SE, M.Si, Ak. Program Studi Akuntansi

    BAB 1 PERAN, SEJARAH DAN ARAH AKUNTANSI MANAJEMEN

    Modul ke: Sistem Informasi Akuntansi I Fakultas 13Feb Pengantar ERP (Enterprise Resource Planning) Afrizon, SE, M.Si, Ak Program Studi Akuntansi Sejarah ERP ERP berkembang dari Manufacturing Resource Planning

    modul mercubuana ac id PT1nTXRZVE53UURP Donny Modul ke Fakultas Program Studi nomi dan Bisnis Akuntansi Donny Maha Putra,S Kom,M Ak Sistem Informasi Akuntansi Siklus Akuntansi dan Teknik Dokumentasi rahmafirn files wordpress 2017 03 pertemuan Modul Sistem Informasi Akuntansi S1 Ekonomi Akuntansi Universitas Pamulang PERTEMUAN KE 1 TINJAUAN UMUM

    FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

    PENGARUH PERILAKU BELAJAR, KECERDASAN EMOSIONAL, DAN

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PEMAHAMAN AKUNTANSI MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi

    eprints umpo ac id 467 1 hal dpan bab 1 DEVI KRISMARA Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo 4 Sujiono, SE , MM selaku Pembimbing I dan Umi Farida, SE , MM selaku pembimbing II yang telah mendidik selama kuliah dan meluangkan waktu untuk memberikan

    - 1 - PEDOMAN TEKNIS PELAKSANAAN PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH DAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR JAWA BARAT TAHUN 2013

    Pedoman Umum MEKANISME PEMUTAKHIRAN - dinsos kabtegal

    - 1 - LAMPIRAN I KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI JAWA BARAT NOMOR : 19/Kpts/KPU-Prov-011/VIII/2012 TANGGAL : 08 Agustus 2012 TENTANG : PEDOMAN TEKNIS PELAKSANAAN PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH DAN

    PDF 1 PEDOMAN TEKNIS PELAKSANAAN, EVALUASI Biro Hukum PUbirohukum pu go id uploads DPU Lamp3 PermenPU13 2012 pdf PDF PETUNJUK PELAKSANAAN Verifikasi VALIDASI DATA TNP2K tnp2k go id 69918Buku 20Petunjuk 20Pelaksanaan 20Verifikasi 20dan 2

    Hubungan DFD dengan DD

    PEMBUATAN WEBSITE E-COMMERCE BUTIK DIAR - Eprints UNS

    Data Dictionary Data Dictionary Data Dictionary (DD) adalah referensi terkait dengan data (Metadata). Salah satu tujuan penting dari DD adalah untuk menjaga konsistensi data, misalnya untuk jenis kelamin

    Data Dictionary (DD) adalah referensi terkait dengan data (Metadata) Salah satu tujuan penting dari DD adalah untuk menjaga Hubungan DFD dengan DD  1) DFD (Data Flow Diagram) atau Diagram Aliran Data Hubungan harus dibedakan antara hubungan bentuk dengan isi dari

    KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DAFTAR BENTUK SPT MASA PPN 1111

    kementerian keuangan republik indonesia direktorat jenderal

    Lampiran I Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor : PER-44/PJ/2010 Tanggal : 6 Oktober 2010 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DAFTAR BENTUK SPT MASA PPN 1111 1. Formulir

    2 Jan 2018 Sesuai dengan ketentuan Pasal 4 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 230 PMK 07 2017 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi  19 Sep 2018 Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2018 tanggal 29 Agustus 2018 Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN); 6

    BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 26 TAHUN 2017 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PEMUNGUTAN PAJAK HOTEL

    peraturan walikota tangerang selatan - DocDroid

    BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 26 TAHUN 2017 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PEMUNGUTAN PAJAK HOTEL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TANGERANG, Menimbang : a. bahwa

    PDF bupati tangerang provinsi banten peraturan bupati tangerang nomor tangerangkab go id tangerangkab Perbup 2070 20Tahun 202017 20SBK 20KEEMPAT pdf PDF bupati tangerang provinsi banten peraturan bupati tangerang nomor tangerangkab go id tangerangkab Perbup 2030 20tahun 202017 20tentang 20RKPD 202018 p

    BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

    Untitled

    BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1881, 2015 KEMENKEU. Pembiayaan. Proyek/kegiatan. Surat Berharga. Syariah Negara. Penerbitan. Pencabutan. PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 220 /PMK.08/2015

    PDF berita negara republik indonesia Ditjen PPditjenpp kemenkumham go id arsip bn 2018 bn217 2018 pdf PDF berita negara republik indonesia Ditjen PPditjenpp kemenkumham go id arsip bn 2018 bn1392 2018 pdf PDF berita negara republik indonesia Bphn

    Home back6061 62636465 Next

    bab iii analisis dan perancangan sistem - Eprints UMM

    Pada bab ini akan diterangkan tentang analisa dan perancangan sistem keinginan seseorang untuk mendapatkan kemudahan dari media dalam mengakses 

    http://eprints.umm.ac.id/36077/4/jiptummpp-gdl-dendywidod-47935-4-babiii.pdf

    bab iii analisis dan perancangan sistem - Eprints UMM

    Bab ini akan dijelaskan mengenai analisis dan perancangan dari Sistem perlu lagi menggunakan tool offline seperti pensil dan kertas untuk mencatat lokasi

    http://eprints.umm.ac.id/36134/4/jiptummpp-gdl-muhammader-50496-4-babiii.pdf

    21 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Metode

    antara bagian marketing di cabang dan admin pusat di Jakarta dilakukan melalui media fax dan telepon untuk per masing masing proses pemesanan produk

    http://sir.stikom.edu/9/6/BAB III.pdf

    3-1 BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM - repo unpas

    BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Bab ini menjelaskan tentang analisis kebutuhan informasi yang akan diperlukan untuk membangun aplikasi 

    http://repository.unpas.ac.id/26672/6/BAB3_123040426.pdf

    BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN MULTIMEDIA 31 Analisis

    bertujuan untuk mengenalkan alat musik tradisional yang ada di Indonesia Aplikasi ini disajikan dengan obyek obyek yang menarik agar dapat menarik minat 

    http://digilib.unila.ac.id/14764/3/BAB3.pdf

    17 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 31 Analisis

    BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3 1 Analisis Sistem Analisis bagian bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan

    http://digilib.unila.ac.id/14587/3/BAB III.pdf

    <