PDF- Bab III Analisis Sistem III, -BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 31 Analisis - BAB III ANALISIS SISTEM
BAB III ANALISIS SISTEM 3.1 ANALISIS SISTEM Analisis sistem adalah teknik pemecahan masalah dengan cara mengurai dan mempelajari sistem dan proses kerja agar dapat mengidentifikasi kekuatan, kelemahan

BAB III ANALISIS SISTEM 3

Atau secara lebih mudah, analisis sistem adalah penelitian atas sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem yang baru atau diperbaharui

Tahap analisis ini merupakan tahap yang sangat krisis dan sangat penting, karena kesalahan di tahap ini akan menyebabkan kesalahan ditahap selanjutnya

Dalam tahap analisis sistem tugas utama analisis adalah kelemahan-kelemahan dari sistem yang berjalan sehingga dapat diusulkan perbaikannya

Analisis sistem informasi ini merupakan tahap penganalisaan terhadap sistem yang sedang berjalan pada Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia Tanjungpinang yaitu tentang perkuliahan

Penganalisaan terdiri atas analisis sistem yang sedang berjalan, analisis data, analisis dokumen, dan analisis kebutuhan sistem

ANALISIS PROSEDUR YANG SEDANG BERJALAN Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia Tanjungpinang memiliki jumlah mahasiswa yang tidak sedikit, namun sistem yang telah ada masih belum dapat digunakan dengan maksimal sehingga masih ada dokumen yang masih bersifat manual yang harus dicatat dengan tulisan tangan sesuai dengan jenis khususnya cicilan

Dengan sistem yang sedang berjalan dirasakan bahwa pengamanan data masih kurang efektif dan efisien

Prosedur Pembayaran Pendaftaran Dibawah ini adalah prosedur pendaftaran yang sedang berjalan pada STT Indonesia sebagai berikut : a

Calon Mahasiswa mengisi slip setoran yang disediakan Bank kemudian Bank mengecek kelengkapan pengisian slip setoran b

Jika pengisian slip setoran tidak lengkap maka akan dikembalikan kepada Calon Mahasiswa dan jika pengisian lengkap akan diproses dan rangkap pertama direkap oleh Bank kemudian diberikan kepada Calon Mahasiswa sebanyak tiga rangkap c

Calon Mahasiswa menyerahkan slip setoran kepada Kasubag Keuangan kemudian Kasubag Keuangan merekap dua rangkap dan satu rangkap

  • 49 diberikan kepada bagian Front Office untuk persetujuan kemudian slip setoran disimpan Calon Mahasiswa d
  • Front Office mengecek jika menyetujui maka membuat formulir pendaftaran kepada Calon Mahasiswa dan jika tidak menyetujui maka slip setoran dikembalikan kepada Calon Mahasiswa e

    Kasubag Keuangan merekap dua rangkap slip setoran dan mencatat ke dalam buku pendaftaran kemudian membuat laporan pendaftaran dan diserahkan kepada Ketua STTI ini: Untuk lebih jelasnya, lihat flowmap berjalan pendaftaran berikut

  • 50 Flowmap berjalan pendaftaran Calon Mahasiswa Bank Front Office Kasubag
  • Keuangan Ketua STTI Mengisi Cek Mencatat ke dalam buku Setuju Buku Cek kelengkapan Membuat laporan pendaftaran Lengkap Menyerahkan formulir pendaftaran pendaftaran pendaftaran Formulir pendaftaran Formulir pendaftaran Gambar 3

    Prosedur Pembayaran Registrasi Dibawah ini adalah prosedur registrasi yang sedang berjalan pada STT Indonesia sebagai berikut : a

    Mahasiswa mengisi slip setoran yang disediakan Bank kemudian Bank mengecek kelengkapan pengisian slip setoran b

    Jika pengisian slip setoran tidak lengkap maka akan dikembalikan kepada Mahasiswa dan jika pengisian lengkap akan diproses dan rangkap pertama direkap oleh Bank kemudian diberikan kepada Mahasiswa sebanyak tiga rangkap c

    Mahasiswa menyerahkan slip setoran kepada Kasubag Keuangan d

    Kasubag Keuangan merekap dua rangkap slip setoran dan satu rangkap disimpan Mahasiswa kemudian mencatat ke dalam buku serta penyerahan kepada Mahasiswa untuk pengisian e

    Kasubag Keuangan membuat laporan perkuliahan dari buku dan diserahkan kepada Ketua STTI f

    yang telah diisi oleh Mahasiswa diserahkan kepada DAK untuk tandatangan

    DAK mengecek kelengkapan pengisian jika menyetujui maka ditandatangani kemudian direkap dua rangkap dan jika tidak menyetujui maka dikembalikan kepada Mahasiswa h

    yang telah ditandatangani DAK akan direkap Mahasiswa sebanyak satu rangkap ini: Untuk lebih jelasnya, lihat flowmap berjalan registrasi berikut

  • 53 Flowmap berjalan registrasi Mahasiswa Bank Kasubag
  • Keuangan DAK Ketua STTI Mengisi Mencatat ke dalam buku dan penyerahan Cek kelengkapan Buku Lengkap Membuat laporan perkuliahan perkuliahan perkuliahan Mengecek kelengkapan Mengisi Setuju

    Prosedur Pembayaran Kerja Praktek atau Skripsi Dibawah ini adalah prosedur kerja praktek atau skripsi yang sedang berjalan pada STT Indonesia sebagai berikut : a

    Mahasiswa mengisi slip setoran yang disediakan Bank kemudian Bank mengecek kelengkapan pengisian slip setoran b

    Jika pengisian slip setoran tidak lengkap maka akan dikembalikan kepada Mahasiswa dan jika pengisian lengkap akan diproses dan rangkap pertama direkap oleh Bank kemudian diberikan kepada Mahasiswa sebanyak tiga rangkap c

    Mahasiswa menyerahkan slip setoran beserta yang dari prosedur Registrasi diserahkan kepada Kasubag Keuangan d

    Kasubag Keuangan mengaktifkan SKKP dari SIMAK dan memberikan password SKKP yang diserahkan kepada Mahasiswa e

    Kasubag Keuangan merekap dua rangkap slip setoran dan satu rangkap di simpan Mahasiswa kemudian mencatat ke dalam buku dan membuat laporan KP atau Skripsi yang diserahkan kepada Ketua STTI Untuk lebih jelasnya, lihat flowmap berjalan KP atau Skripsi berikut ini:

  • 55 Flowmap berjalan Kerja Praktek atau Skripsi Mahasiswa Bank Kasubag
  • Keuangan Ketua STTI Mengisi Cek kelengkapan Lengkap Aktifkan SKKP Mencatat ke dalam buku SIMAK Buku Password SKKP Password SKKP Membuat laporan KP/Skripsi KP/ Skripsi KP/ Skripsi Gambar 3

    Prosedur Pembayaran Wisuda Dibawah ini adalah prosedur wisuda yang sedang berjalan pada STT Indonesia sebagai berikut : a

    Mahasiswa mengisi slip setoran yang disediakan Bank kemudian Bank mengecek kelengkapan pengisian slip setoran b

    Jika pengisian slip setoran tidak lengkap maka akan dikembalikan kepada Mahasiswa dan jika pengisian lengkap akan diproses dan rangkap pertama direkap oleh Bank kemudian diberikan kepada Mahasiswa sebanyak tiga rangkap c

    Mahasiswa menyerahkan slip setoran kepada Kasubag Keuangan d

    Kasubag Keuangan mengecek kelulusan Mahasiswa jika lulus sidang maka Kasubag Keuangan merekap dua rangkap slip setoran dan satu rangkap disimpan Mahasiswa kemudian mencatat ke dalam buku dan jika tidak lulus maka slip setoran dikembalikan kepada Mahasiswa e

    Kasubag Keuangan membuat laporan wisuda dan diserahkan kepada Ketua STTI Untuk lebih jelasnya, lihat flowmap berjalan wisuda berikut ini:

  • 57 Flowmap berjalan Wisuda Mahasiswa Bank Kasubag
  • Keuangan Ketua STTI Mengisi Cek kelengkapan Lengkap Cek kelulusan Lulus sidang

    ? Mencatat ke dalam buku Buku Membuat wisuda wisuda wisuda Gambar 3

    Prosedur Pembayaran Cuti Dibawah ini adalah prosedur cuti yang sedang berjalan pada STT Indonesia sebagai berikut : a

    Mahasiswa mengisi slip setoran yang disediakan Bank kemudian Bank mengecek kelengkapan pengisian slip setoran b

    Jika pengisian slip setoran tidak lengkap maka akan dikembalikan kepada Mahasiswa dan jika pengisian lengkap akan diproses dan rangkap pertama direkap oleh Bank kemudian diberikan kepada Mahasiswa sebanyak tiga rangkap c

    Mahasiswa menyerahkan slip setoran kepada Kasubag Keuangan kemudian Kasubag Keuangan merekap dua rangkap dan satu rangkap diberikan kepada Kasubag Akademik untuk persetujuan kemudian slip setoran disimpan Mahasiswa d

    Kasubag Akademik mengecek kelengkapan slip setoran jika lengkap maka membuat Formulir Cuti kepada Mahasiswa dan jika tidak lengkap maka dikembalikan kepada Mahasiswa e

    Kasubag Keuangan merekap dua rangkap slip setoran dan mencatat ke dalam buku kemudian membuat laporan wisuda yang diserahkan kepada Ketua STTI

  • 59 Untuk lebih jelasnya, lihat flowmap berjalan cuti berikut ini: Flowmap berjalan Cuti Mahasiswa Bank Kasubag
  • Akademik Kasubag

    Keuangan Ketua STTI Mengisi Cek Kelengkapan Lengkap Mencatat ke dalam buku Mengecek kelengkapan Buku Lengkap Menyerahkan formulir Cuti Membuat laporan cuti Cuti Cuti Formulir Cuti Formulir Cuti Gambar 3

    ANALISIS DOKUMEN Tujuan dilakukan analisis dokumen adalah untuk mengetahui macam-macam dokumen yang digunakan serta untuk membantu dalam perancangan sistem yang telah ada

    Dokumen tersebut adalah : 1

    Dokumen Masukan a

    Fungsi : Untuk mengetahui rincian dan jumlah yang dibayarkan Sumber : Bank Rangkap : 4 (Empat) Distribusi : Kasubag Keuangan Item : Tanggal, nama, NIM, jurusan, kelas, jenis, nominal 2

    Dokumen Keluaran a

    Fungsi : Untuk mengetahui daftar mata kuliah yang diikuti selama satu semester Sumber : Mahasiswa Rangkap : 3 (Tiga)

  • 61 Distribusi : Mahasiswa Item : NIM, Nama, Alamat, Jurusan, Semester, Tahun Akademik, b
  • Dosen Wali, Kode MK, Nama Matakuliah, SKS, Tanggal

    Fungsi : Untuk melaporkan informasi pendaftaran kepada Ketua STTI Sumber : SIP (Sistem Informasi Pembayaran) Rangkap : 1 (satu) Distribusi : Ketua STTI Item : Tanggal, NIM, Nama, Informasi 3

    Berikut adalah kelemahan dari sistem manual, diantaranya: 1

    Pengarsipan data keuangan secara manual mengakibatkan data sering tercecer dan membutuhkan tempat penyimpanan yang luas

    Pencarian data keuangan yang diarsip secara manual membutuhkan waktu yang lama

    Proses pencatatan secara manual sering terjadi pencatatan ganda

    Pembuatan laporan yang dikelola secara manual masih diragukan kebenaran dan keakuratannya serta masih terdapat kekeliruan dalam pencatatan dan perhitungannya

    Proses pembuatan laporan secara manual membutuhkan proses yang lama

    Sistem yang dapat melakukan pengontrolan transaksi secara efisien sehingga dapat mempercepat pekerjaan

    Sistem yang dapat memberikan transaksi dengan cepat, tepat, dan akurat

    Sistem yang dapat membuat laporan keuangan dengan cepat dan benar serta dapat dibuat kapan saja diperlukan

    Sistem yang dapat menjamin keamanan data dan penyimpanan file

    DAMPAK PENERAPAN PSAK NO.46 TENTANG AKUNTANSI PAJAK PENGHASILAN TEHADAP LABA BERSIH PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    PEMBUATAN NERACA FISKAL (PSAK No 46) BERDASARKAN

    DAMPAK PENERAPAN PSAK NO.46 TENTANG AKUNTANSI PAJAK PENGHASILAN TEHADAP LABA BERSIH PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA 2) 1) Hery Hermawan 1 ), Binti Mursidah 2) Dosen Fakultas Ekonomi

    PDF ii ANALISIS DAMPAK PENERAPAN PSAK NO 46 Core core ac uk download pdf 151519940 pdf PDF studi atas penerapan psak nomor 46 Universitas Lampungfe akuntansi unila ac id skripsi pdf 09052012 0411031071

    BAB IV AKTIFITAS PENGAWASAN PEGAWAI/KARYAWAN PADA PT. SEMEN PADANG. 4.1 Pelaksanaan Fungi Pengawasan Pada PT.Semen Padang

    Peranan pengawasan dalam meningkatkan kedisiplinan kerja

    BAB IV AKTIFITAS PENGAWASAN PEGAWAI/KARYAWAN PADA PT. SEMEN PADANG 4.1 Pelaksanaan Fungi Pengawasan Pada PT.Semen Padang Manajemen yang baik terdiri dari beberapa unsur, selain unsur perencanaan, pengorganisasian

    pengorganisasian dan pelaksanaan, meliputi juga unsur pengawasan yang berkaitan dengan seluruh aktifitas pegawai sejak yang bersangkutan diangkat 2 1 Pengertian Pengawasan BAB IV PEMBAHASAN memiliki arti suatu proses mengawasi dan mengevaluasi suatu kegiatan ruang lingkup

    PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN

    Kab Bangkalan - Bappeda Provinsi Jawa Timur

    PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANGKALAN NOMOR 6 TAHUN 2009 TENTANG PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK KORBAN KEKERASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

    PDF pemerintah kabupaten bangkalan JDIH Kemendagri jdih setjen kemendagri go id KAB BANGKALAN 5 2010 pdf PDF pemerintah kabupaten bangkalan Ditjen PPditjenpp kemenkumham go id KabupatenBangkalan 2010 12 pdf PDF pemerintah daerah kabupaten bangkalan Portal

    LEMBARAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT NOMOR 4 TAHUN 2005

    Unduh - One Data One Map

    No.4, 2005 LEMBARAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT NOMOR 4 TAHUN 2005 PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT NOMOR 4 TAHUN 2005 TENTANG TRANSPARANSI PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN PROVINSI KALIMANTAN

    LEMBARAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT NOMOR 8 TAHUN 2016 NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG PEMBENTUKAAN DAN SUSUNAN  Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan barat Nomor 3); 19 Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi   PERATURAN DAERAH PROVINSI

    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

    TENTANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Menimbang : bahwa

    PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 109 TAHUN 2015 TENTANG TUNJANGAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

    komnasham go id files 1475231474 uu nomor 39 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang a bahwa manusia, sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Masa Esa yang mengemban tugas mengelola dan memelihara alam semesta dengan penuh ketaqwaan dan penuh tanggung jawab untuk kesejahteraan umat manusia,

    LEMBARAN DAERAH KOTA SUKABUMI

    PEMERINTAH KOTA SUKABUMI - Biro Hukum

    LEMBARAN DAERAH KOTA SUKABUMI NOMOR 17 2002 SERI A 1 PERATURAN DAERAH KOTA SUKABUMI NOMOR 9 TAHUN 2002 TENTANG PAJAK HOTEL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SUKABUMI, Menimbang : a. bahwa dengan

    jdih sukabumikota go id No 1 Tahun KEUANGAN DAERAH pdf LEMBARAN DAERAH KOTA SUKABUMI NOMOR 1 2007 PERATURAN DAERAH KOTA SUKABUMI NOMOR 1 TAHUN 2007 TENTANG POKOK POKOK PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SUKABUMI, Menimbang a bahwa

    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

    Untitled

    PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 121/PMK.02/2011 TENTANG TATA CARA PENYEDIAAN, PENGHITUNGAN, PEMBAYARAN, DAN PERTANGGUNGJAWABAN DANA CADANGAN BERAS PEMERINTAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

    ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN 1989 1990 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DIREKTUR J ENDERAL PENDIDIKAN ISLAM, a bahwa dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan  DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

    - 2 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 79 /POJK.04/2017 TENTANG PENDAFTARAN LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI DI BIDANG PASAR MODAL

    - 1 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR

    - 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 79 /POJK.04/2017 TENTANG PENDAFTARAN LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI DI BIDANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN

    PDF 2 SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN jdihnjdihn bphn go id penelusuran storage 2019pojk004 pdf PDF SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 2 ojk go id id regulasi

    SALINAN PERATURAN NOMOR KEUANGAN. ketentuan. Menteri. cukai; mengenai. b. bahwa. beberapa. Pasal. Peraturan. Keuangan. Cara. Tata 263); CUKAI.

    peraturan menteri keuangan - OJK

    MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLI K INDONESIA NOMOR 40/PMK.04/ 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 109/PMK.04/2010 TENTANG TATA CARA

    telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2010, Pemerintah Peraturan Menteri Keuangan tentang Penyelenggaraan Sistem Informasi (6) Ketentuan lebih lanJµt mengenai Arsitektur SIKD Daerah diatur oleh Kepala  c bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 10 ayat (6) Peraturan Menteri Keuangan

    Home back Next

    bab iii analisis sistem - repo unpas

    BAB III ANALISIS SISTEM Pada bab ini dijelaskan analisis sistem informasi Analisis dimulai dari sistem yang sedang berjalan serta kebutuhan –kebutuhan 

    http://repository.unpas.ac.id/26824/6/Bab3_123040306.pdf

    bab iii analisis dan perancangan sistem - Eprints UMM

    BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan diterangkan tentang analisa dan perancangan sistem sebuah website informasi wisata di 

    http://eprints.umm.ac.id/36077/4/jiptummpp-gdl-dendywidod-47935-4-babiii.pdf

    bab iii analisis dan perancangan sistem - Eprints UMM

    BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Bab ini akan dijelaskan mengenai analisis dan perancangan dari Sistem Rancang Bangun Aplikasi Mobile 

    http://eprints.umm.ac.id/36134/4/jiptummpp-gdl-muhammader-50496-4-babiii.pdf

    21 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 31 Analisis

    BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3 1 Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan Sistem pengolahan data perpustakaan pada SLTPN 1 Waway  

    http://digilib.unila.ac.id/20311/7/BAB III.pdf

    20 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 31 Analisis

    BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3 1 Analisis Sistem Lama Dalam pengembangan sistem dibutuhakan tahapan tahapan dalam menganalisis 

    http://digilib.unila.ac.id/20502/3/Bab III.pdf

    <